E-Government, E-commerce Pengertian, dampak positif dan dampak negatif.

Halloo..! :)

 Apakah kalian sudah mengetahui apa itu E-Government? Atau kalian sudah mengetahui pengertian E-Commerce? Kalau belum, yok disimak, kali ini kita akan membahas pengertian dari kedua istilah tersebut.


E-GOVERNMENT

PENGERTIAN



Diambil dari Wikipedia, E-Government berasal dari bahasa Inggris Electronic Government. Istilah e-Government  bisa disebut juga sistem pemerintahan online, e-gov, digital government atau pemerintah transformasi. E-Government adalah suatu upaya dari pemerintah dalam mengembangkan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan yang berbasis elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Ada empat model E-Government yang ada di Indonesia, apa saja ya? 


4 model E-GOVERNMENT itu adalah :

1. Government to Citizen atau Government to Customer (G2C)

2. Government to Employee (G2E)

3. Government to Business (G2B)

4. Government to Government (G2G)


Setelah itu, apa aja dampak dari E-Government?  Yuk kita mulai dari yang positif dulu ya.

DAMPAK
DAMPAK POSITIF :
Dampak posistifnya adalah untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah, kita tidak perlu lagi harus pergi ke kantor pemerintah untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Kita hanya perlu menggunakan gadget. Selain itu, pelayana juga dapat dilakukan 24 jam. Kita juga dapat memperoleh  informasi dari pemerintah dengan lebih cepat dan lebih praktis. Ini juga membantu pemerintah dalam memberitahukan adanya informasi dan kebijakan baru. 

DAMPAK NEGATIF : 
E-government meliputi perlengkapan teknologi baik dari hardware dan software yang cukup mumpuni untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal. Jika tidak diberikan yang terbaik, warga di wilayah yang terpencil akan sulit untuk mendapatkan pelayanan ini karena membutuhkan internet untuk mengaksesnya. Juga, memerlukan SDM yang handal untuk mengoperasikan dan menjaga agar tetap berjalan dengan semestinya. Selain itu warga dengan usia paruh baya akan kebingungan dan kesulitan dalam mengakses e-government ini. 

sumber : https://www.kompasiana.com/




E-COMMERCE
PENGERTIAN 


E-commerce berasal dari bahasa Inggris, yaitu electronic commerce atau perdagangan elektronik. Dan sebagaimana perdagangan yang dilakukan secara langsung atau face to face. Dalam e commerce juga meliputi proses promosi, pembelian, dan pemasaran produk. Yang berbeda adalah pada sistem berdagang yang digunakan, yaitu melalui media elektronik atau internet. Aktivitas e commerce adalah suatu penerapan dari e business atau bisnis elektronik. Yang mana berhubungan dengan kegiatan transaksi komersial. 

Jenis-jenis e-commerce :
1. Business to business (B2B)
2. Business to consumer (B2C)
3. Consumer to consumer (C2C)
4. Consumer to  business (C2B)
5. Business to public administration (B2A)
6. Consumer to public administration (C2A)



DAMPAK
DAMPAK POSITIF : 
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).

DAMPAK NEGATIF :

1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

sumber : https://www.mitratoyotaka.co.id/?page=home


Nahh, sekarang sudah tau kan apa itu e-government, apa itu e-commerce, dan dampak dampaknya? Semoga membantu yaaa :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA KERJA INTERNET TUGAS 1

CARA MEMBUAT MAIL MERGE DI WORD MENGGUNAKAN SUMBER DATA DARI EXCEL